Menulis suatu kata dalam bahasa Indonesia terkadang masih belum benar karena apa yang sering kita ucapkan dalam percakapan sehari-hari belum tentu sesuai dengan apa yang ada di dalam kamus.
Beberapa kata kita anggap benar karena lazim dipakai banyak orang. Padahal sebenarnya kata tersebut tidak baku dan tidak dapat digunakan untuk keperluan formal. Salah satu kata yang masih banyak orang salah menulisnya adalah saksama atau seksama.
Seksama atau Saksama KBBI
Penulisan yang benar adalah Saksama, bukan Seksama.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), saksama adalah teliti, cermat, tepat, benar, dan jitu.
Kata ini biasanya digunakan ketika seseorang perlu memperhatikan sesuatu secara menyeluruh agar tidak ada bagian yang terlewat atau salah dipahami.
Dalam penggunaan sehari-hari, kata saksama sering muncul dalam bentuk seperti “perhatikan dengan saksama”, “membaca dengan saksama”, atau “memeriksa dengan saksama”.
Contoh Penggunaan Kata Saksama
Berikut 4 contoh penggunaan kata saksama dalam kalimat yang dibuat dengan konteks yang beragam:
- Budi membaca petunjuk lomba dengan saksama agar tidak keliru memahami setiap ketentuannya.
- Sebelum membeli laptop, Dimas memeriksa spesifikasi dan ulasannya dengan saksama untuk memastikan sesuai dengan kebutuhannya.
- Dokter mendengarkan setiap keluhan pasien dengan saksama sebelum menentukan langkah pemeriksaan berikutnya.
- Amati perubahan warna langit dengan saksama, karena tanda-tanda hujan terkadang muncul tanpa disadari.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa penulisan yang tepat antara kata seksama atau saksama adalah saksama. Kata saksama termasuk kata baku yang dapat kita temukan di dalam KBBI.
Saksama biasanya dipakai untuk menyebut perhatian secara menyeluruh dan teliti terhadap sesuatu agar tidak ada yang terlewatkan.
